5 Penyebab Umum Dari Lemah Syahwat atau Impoten

By | Oktober 25, 2016

5 Penyebab Umum Dari Lemah Syahwat atau Impoten

Apa itu Impotensi?

Impotensi adalah suatu kondisi yang secara konsisten mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mencapai atau mempertahankan ereksi, atau kemampuan untuk mencapai ejakulasi. Ini adalah bentuk disfungsi ereksi (ED).

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi impotensi atau lemah syahwat. Ini termasuk gangguan emosional dan fisik. Menurut The Merck Manual, diperkirakan 50 persen pria usia 40 sampai 70 mengalami disfungsi ereksi atau lemah syahwat pada satu waktu. Risiko impotensi meningkat mengikuti usia.

Impotensi telah berpengaruh negatif pada kehidupan seks, dan dapat menyebabkan stres bertambah, depresi, dan rendah diri.

Memahami penyebab potensial yang paling umum dapat membantu seseorang mengidentifikasi mengapa mereka mungkin mengalami kondisi tersebut. Berikut ini ada 5 Penyebab Umum Dari Lemah Syahwat atau Impoten yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

5 Penyebab Umum Dari Lemah Syahwat atau Impoten

5 Penyebab Umum Dari Lemah Syahwat atau Impoten

1. Penyakit Endokrin

sistem endokrin tubuh menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme, fungsi seksual, reproduksi, suasana hati, dan banyak lagi.

Diabetes adalah contoh dari penyakit endokrin yang dapat menyebabkan seseorang mengalami impotensi. Diabetes mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memanfaatkan hormon insulin. Salah satu efek samping yang berhubungan dengan diabetes kronis adalah kerusakan saraf. Hal ini mempengaruhi sensasi penis. komplikasi lain yang terkait dengan diabetes terganggu aliran darah dan kadar hormon. Kedua faktor ini dapat berkontribusi untuk impotensi.

2.  Gangguan Neurologis dan gangguan saraf

Beberapa kondisi neurologis dapat meningkatkan risiko impotensi. Kondisi saraf mempengaruhi kemampuan otak untuk berkomunikasi dengan sistem reproduksi. Hal ini dapat mencegah seseorang dari mencapai ereksi.

Gangguan neurologis yang terkait dengan impotensi meliputi:

  • Penyakit Alzheimer
  • Penyakit Parkinson
  • Tumor otak atau tulang belakang
  • Multiple sclerosis
  • Mengalami pukulan
  • Epilepsi lobus temporal

Orang-orang yang telah menjalani operasi kelenjar prostat juga dapat mengalami kerusakan saraf yang menyebabkan impotensi.

Mengendarai sepede dalam jarak jauh sepeda dapat mengalami impotensi sementara. Hal ini karena tekanan berulang pada pantat dan alat kelamin dapat mempengaruhi fungsi saraf.

3. Obat-obatan

Minum obat tertentu dapat mempengaruhi aliran darah, yang dapat menyebabkan lemah syahwat.

Contoh obat yang diketahui menyebabkan impotensi meliputi:

  • alpha-adrenergic blockers, termasuk tamsulosin (Flomax)
  • beta-blockers, seperti carvedilol (Coreg) dan metoprolol (Lopressor)
  • obat kemoterapi kanker, seperti cimetidine (Tagamet)
  • pusat depresan sistem saraf, seperti alprazolam (Xanax), diazepam (Valium), dan kodein (ditemukan di berbagai obat nama merek)
  • stimulan sistem saraf, seperti kokain atau amfetamin
  • diuretik, seperti furosemide (Lasix) dan spironolactone (aldactone)
  • selective serotonin reuptake inhibitor atau SSRI (Prozac, Paxil)
  • hormon sintetis, seperti leuprolide (Eligard)

4. Kondisi jantung tidak baik

Kondisi yang mempengaruhi jantung dan kemampuannya untuk memompa darah bisa menyebabkan impotensi. Tanpa aliran darah yang cukup ke penis, seseorang tidak dapat mencapai ereksi.

Aterosklerosis, suatu kondisi yang menyebabkan pembuluh darah menjadi tersumbat, bisa menyebabkan impotensi. kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi (hipertensi) juga dikaitkan dengan peningkatan risiko untuk impotensi.

5. Faktor Gaya hidup dan Gangguan Emosional

Untuk mencapai ereksi, seseorang harus pergi melalui apa yang dikenal sebagai fase kegembiraan. Fase ini bisa menjadi respons emosional. Jika seseorang memiliki gangguan emosional, ini mempengaruhi kemampuan mereka untuk menjadi lebih bergairah dalam seksual.

Depresi dan kecemasan berhubungan dengan peningkatan risiko impotensi. Depresi adalah perasaan sedih, kehilangan harapan, atau tidak berdaya. Kelelahan berhubungan dengan depresi juga dapat menyebabkan impotensi.

Kecemasan dapat menjadi penyebab lain dari impotensi. Jika seseorang tidak mampu mencapai ereksi di masa lalu, ia mungkin takut dia tidak akan mampu mencapai ereksi di masa depan. Seseorang juga dapat menemukan dia tidak bisa mencapai ereksi dengan pasangan tertentu. Seseorang dengan lemah syahwat yang berhubungan dengan kecemasan mungkin dapat memiliki ereksi penuh ketika masturbasi atau ketika tidur, namun ia tidak mampu mempertahankan ereksi selama hubungan seksual.

Penyalahgunaan obat-obatan seperti kokain dan amfetamin juga dapat menyebabkan impotensi. Penyalahgunaan alkohol dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mencapai atau mempertahankan ereksi juga.

Pengobatan

Perawatan yang tersedia untuk impotensi, termasuk obat resep dokter, obat alami, dan perubahan gaya hidup.

1. Obat resep

Ada berbagai perawatan medis yang dapat digunakan untuk mengobati impotensi. Perawatan resep dan intervensi medis lainnya untuk membantu mengobati impotensi meliputi:

  • sildenafil (Viagra)
  • tadalafil (Cialis)
  • vardenafil (Staxyn, Levitra)
  • penggantian testosteron
  • operasi pembuluh darah
  • konseling psikologis

2. Pengobatan Herbal Alami Lemah Syawat

Bagi mereka yang ingin menghindari obat dokter, ada berbagai obat alami yang dikenal untuk membantu mengobati impotensi.

Beberapa solusi alami atau alternatif untuk impotensi meliputi:

Sebelum Anda menggunakan obat-obatan alami, pastikan bahwa Anda berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

3. Perubahan gaya hidup

Banyak kasus di mana perubahan gaya hidup dapat mengurangi masalah lemah syahwat dan gangguan seksual lainnya.

Menurut Mayo Clinic, gaya hidup dan perubahan perilaku ini meliputi:

  • mengurangi merokok dan minum-minuman beralkohol
  • memperkuat komunikasi dalam hubungan romantis
  • mengurangi kecemasan
  • berolahraga lebih banyak dan mengikuti diet yang sehat

Pencegahan

Impotensi memiliki sejumlah besar penyebab, tetapi masih ada langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk membantu mencegahnya.

Metode pencegahan yang mungkin termasuk:

  • mengambil bagian dalam latihan fisik, yang menurunkan risiko impotensi
  • menghindari merokok, obat-obatan, atau penyalahgunaan alkohol
  • cukup tidur
  • mengikuti diet yang sehat
  • mengurangi stres, kecemasan, dan depresi

Pandangan

Impotensi dapat mengubah hidup seseorang dan mempengaruhi harga diri mereka. Meskipun penuaan sering dikaitkan dengan disfungsi ereksi, semakin tua belum tentu salah satu penyebab terbesar dari impotensi. Lemah syahwat tidak dianggap sebagai bagian alami dari penuaan. Penuaan adalah faktor risiko. Beberapa tidak pernah berujung dengan impotensi.

Meskipun disfungsi ereksi dapat memiliki dampak negatif pada kehidupan seks, itu adalah kondisi yang dapat diobati. Banyak intervensi ada yang dapat membantu seseorang mendapatkan kembali fungsi seksual mereka, termasuk solusi alami, obat-obatan, dan perubahan gaya hidup.

Itulah 5 Penyebab Umum Dari Lemah Syahwat atau Impoten. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu Anda. Terimakasih.

Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang pengobatan lemah syahwat atau impotensi secara alami, silahkan baca artikel berikut : Tips Mengatasi Lemah Syawat Secara Alami

Baca juga :

Obat Cepat Hamil | 5 Penyebab Umum Dari Lemah Syahwat atau Impoten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *