Bahaya Dan Dampak Buruk Setelah Operasi Batu Ginjal

By | Maret 27, 2018

Bahaya Dan Dampak Buruk Setelah Operasi Batu Ginjal

Batu ginjal adalah endapan keras yang terbuat dari mineral seperti kalsium atau limbah lain seperti asam urat. Batu ginjal awalnya kecil, tetapi mereka bisa tumbuh lebih besar jika lebih banyak mineral menempel pada batu tersebut.

Batu ginjal akan semakin menyakitkan jika tersangkut di saluran kemih dan kadang-kadang harus diangkat dengan operasi pembedahan.

Bahaya Dan Dampak Buruk Setelah Operasi Batu Ginjal

Anda harus menjalani operasi pembedahan jika Anda mengalami hal berikut:

  • Batu ginjal sangat besar dan tidak bisa keluar dengan sendirinya.
  • Anda mengalami kesakitan luar biasa.
  • Batu ginjal menghalangi aliran urin keluar dari ginjal.
  • Anda mengalami banyak infeksi saluran kemih karena batu ginjal tersebut.

Sebagian besar batu ginjal kecil tidak memerlukan perawatan invasif. Beberapa cara berikut dapat membantu mengatasi masalah ini :

  • Air minum Minum sebanyak 2 hingga 3 liter (1,9 hingga 2,8 liter) sehari dapat membantu membersihkan sistem kemih Anda.
  • Penghilang rasa sakit – Mengeluarkan batu ginjal dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit yang cukup luar biasa. Untuk mengurangi rasa sakit ringan, dokter Anda mungkin merekomendasikan penghilang rasa sakit seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya), acetaminophen (Tylenol, lain-lain) atau natrium naproksen (Aleve).
  • Terapi medis – Dokter Anda mungkin memberi obat untuk membantu mengeluarkan batu ginjal Anda. Jenis obat ini dikenal sebagai pemblokir alfa, melemaskan otot-otot di ureter, membantu Anda melewati batu ginjal lebih cepat dan dengan lebih sedikit rasa sakit.

Metode Operasi Batu Ginjal Yang Sering Digunakan

Sebelum operasi dilakukan, pasien harus melakukan beberapa diagnosa terlebih dulu untuk memeriksa dan menentukan keberadaan batu ginjal tersebut. Tes laboratorium menjadi yang paling utama harus dilakukan, karena akan meliputi tes darah, diagnosa organ ginjal secara lengkap, tes kalsium, tes urin, serta analisis batu yang bisa mengetahui batu tersebut jenis apa.

  • Uteroskopi

Dalam metode ini, dokter akan menggunakan ureteroskop untuk mengangkat batu ginjal dan memasukkannya ke dalam ureter melewati kandung kemih dan uretra. Keluarnya urine biasanya akan melewati uretra sebagai jalur terakhir yang datang dari kandung kemih kemudian menuju ke luar tubuh.

  • Bedah Terbuka

Jika batu ginjal telah menyebabkan kondisi yang cukup serius pada pasien, maka bedah terbuka ini bisa menjadi solusinya. Di zaman sekarang, bedah terbuka sudah tergolong jarang digunakan, namun masih tetap bisa digunakan untuk pengangkatan batu ginjal yang ukurannya cukup besar dan harus dilakukan oleh dokter profesional.

  • ESWL atau Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy

Prosedur operasi ini menghancurkan batu ginjal dengan memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi atau ultrasound. Proses ini menjadikan batu ginjal yang berukuran besar menjadi serpihan-serpian kecil sehingga akan lebih mudah dikeluarkan.

Biaya Operasi Batu Ginjal

Tindakan operasi tentunya memperlukan biaya yang berbeda yang berbeda-beda di mana tergantung pada rumah sakit. Biaya operasi batu ginjal cukup mahal, sama seperti biaya operasi pada umumnya.

Untuk operasi batu ginjal, biaya yang diperlukan sektiatr Rp 7-25 juta. Biaya tersebut belum termasuk obat-obatan yang nantinya masih harus dibeli untuk melanjutkan perawatan pasca operasi di rumah. Obat masih tetap diperlukan untuk memaksimalkan kesembuhan dan perlu dikonsumsi selama masa pemulihan.

Bahaya Dan Dampak Buruk Setelah Operasi Batu Ginjal

Menggunakan metode operasi untuk mengatasi batu ginjal, ada beberapa efek samping atau bahaya yang perlu diperhatikan bagi pasien. Meski banyak yang membuktikan bahwa jalur operasi sangat efektif dan berhasil, namun langkah operasi ini tidak selalu mulus, ada pula sebagian kecil kasus di mana penderitanya mengalami efek samping atau bahaya dari operasi ini.

Hal yang harus selalu diwaspadai pasca operasi adalah komplikasi, apalagi jika pasien termasuk sudah terbilang lanjut. Bahkan risiko akan lebih tinggi lagi jika lansia tersebut sudah lama dirawat karena memiliki batu ginjal ini, terutama pada beberapa tahun terakhir.

Pendarahan merupakan efek atau bahaya yang berpotensi besar. Pendarahan yang cukup lama bisa saja terjadi dikarenakan pemakaian alat operasi yang tak steril. Atau bahkan kesalahan prosedur operasi yang dilakukan oleh dokter. Itulah mengapa sangat penting mencari sebuah rumah sakit yang bagus.

Selanjutnya adalah risiko gangguan fungsi ginjal. Pada sebagian kecil kasus, setelah operasi pasien mengalami kerusakan fungsi ginjal. Hal ini dapat terjadi karena kesalahan prosedur operasi.

Bahkan ada hasil penelitian yang menyatakan infeksi darah memiliki potensi risiko 2 kali lipat di mana yang tadinya 1,2 persen bisa menjadi 2,4 persen.

Risiko dan bahaya selanjutnya adalah kematian. Ya benar saja, kematian menjadi salah satu efek maupun bahaya dari operasi. Beberapa penelitian menemukan bahwa kematian lebih berpotensi besar terjadi pada pasien lansia yang menjalani operasi batu ginjal.

Risiko yang terakhir yaitu adanya potensi kekambuhan batu ginjal yang cukup besar. Kekambuhan ini bisa terjadi pada pasien meski sudah melakukan operasi.

Hal penting yang harus Anda ingat bahwa batu ginjal bisa terus berkembang menjadi lebih besar dan menyebabkan Anda lebih menderita bahkan kematian jika tak kunjung diatasi.

Demikian informasi mengenai Bahaya Dan Dampak Buruk Setelah Operasi Batu Ginjal yang bisa Kami berikan. Semoga bermanfaat dan dapat membantu Anda. Terimakasih 🙂

 Informasi mengenai pengobatan herbal batu ginjal, silahkan KLIK >> Obat Batu Ginjal Herbal Di Apotik

www.obatcepathamil.net | Bahaya Dan Dampak Buruk Setelah Operasi Batu Ginjal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *