Malam Pertama Tanpa Darah, JANGAN Langsung Salahkan Istrimu

By | Februari 15, 2016

Malam Pertama Tanpa Darah, JANGAN Langsung Salahkan Istrimu – Malam pertama adalah saat yang paling ditunggu-tunggu pengantin baru. Satu momen penting malam pertama, yakni, momen ‘berdarah’, soal keperawanan yang memberikan kesan luar biasa. Darah pengantin atau darah “perawan” merupakan salah satu hal penting bagi banyak orang. Namun, jika tidak berdarah, apa betul istri tidak perawan?

Selaput dara

Saat ini, banyak masyarakat yang masih memiliki cara pandang bahwa keluarnya darah ketika melakukan hubungan intim di malam pertama menjadikan bukti keperawanan seorang wanita dan hal itu menjadi hal penting bagi mereka.

Namun tahukah Anda bahwa keluar darah maupun tidak dari miss V seorang wanita pada malam pertama tidak lagi menjadi bukti otentik akan keperawanannya.

Perdarahan yang keluar ketika hubungan intim pertama kali disebabkan karena robeknya selaput dara (hymen) yang berupa lipatan mukosa tipis dan mengelilingi jalan masuk ke liang vagina. Tiap wanita memiliki berbagai ragam dan bentuk yang berbeda dari selaput ini, serta memiliki elastisitas yang juga tidak sama.

Robekan selaput dara ini terkadang baru dapat terjadi setelah beberapa kali melakukan hubungan intim. Perdarahan dapat terjadi karena kurang lancarnya darah yang mengalir pada lapisan selaput dara (hymen). Biasanya hal ini terjadi karena adanya ketegangan yang tak kunjung cair. Ketika seseorang dapat bersikap lebih rileks dan merasa nyaman dalam berhubungan intim, darah akan mengalir lebih lancar.

Malam Pertama Tanpa Darah, JANGAN Langsung Salahkan Istrimu

Ada beberapa penyebab wanita yang tidak mengeluarkan darah saat melakukan hubungan intim pertama kali atau saat malam pengantin.

Menurut Dokter Prima Progestian, ahli kandungan yang juga seksolog di Brawijaya Women and Children Hospital dan RS Muhammadiyah, masalah ini disebabkan berbagai faktor, diantaranya adalah :

1. Pecahnya Selaput Dara Akibat Kecelakaan & Aktivitas Fisik

Tidak sedikit wanita mengalami robek selaput daranya dikarenakan kecelakaan, misalnya terjatuh ataupun tabrakan yang menyebabkan terjadinya cedera pada selaput dara.

Selain itu, wanita yang gemar bersepeda ataupun berkuda dalam jangka waktu yang cukup lama juga dapat membuat selaput dara pecah karena adanya desakan tempat duduk di sepeda atau kuda.

2. Selaput Dara Sudah Pecah Karena Masturbasi

Wanita yang di masa lajangnya sering melakukan masturbasi, mungkin saja aktivitas tersebut dapat menyebabkan selaput dara robek.

Nikmatnya sensasi yang dilakukan terkadang membuat lupa diri dan menjadi berlebihan dalam memasukkan jari tangan maupun benda lain ke dalam vagina sehingga tanpa sadar membuat selaput dara menjadi robek.

3. Memiliki Selaput Dara Terlalu Elastis

Beberapa wanita yang memiliki selaput dara yang sangat elastis, tidak akan pecah dan dan tidak akan berdarah ketika melakukan penetrasi untuk pertama kalinya. Hal ini karena  selaput dara yang ia miliki menjadi melar dan elastis. Wanita dengan selaput dara yang elastis biasanya akan mengalami pecah selaput dara setelah berhubungan intim beberapa kali.

4. Memiliki Selaput Dara Terlalu Tebal

Wanita yang memiliki selaput dara terlalu tebal juga akan mengalami kesulitan perdarahan ketika berhubungan intim di malam pertama. Selaput dara yang terlalu tebal akan lebih kuat dan tidak memiliki sifat kerapuhan sehingga tidak mudah sobek dan berdarah. Sama seperti selaput dara yang elastis, tipe wanita wanita berselaput dara terlalu seperti ini juga akan mengalami perdarahan setelah beberapa kali berhubungan intim.

Nah, itulah beberapa penyebab mengapa wanita tidak mengeluarkan darah ketika berhubungan intim untuk pertama kalinya. Hal perlu Anda perhatikan para “suami”, Tidak ada darah bukan berarti tidak perawan. Jangan pernah Anda langsung menghujat atau menyalahkan istri Anda. Bicarakan masalah ini baik-baik dengan istri Anda.

 Baca juga : Ini Yang Seharusnya Istri Lakukan Ketika Suami Marah

Obat Cepat Hamil || Malam Pertama Tanpa Darah, JANGAN Langsung Salahkan Istrimu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *